CARA PINDAH HOSTING DARI BLOGSPOT KE HOSTING PRIBADI

Seperti yang pernah saya sampaikan pada pembelajaran awal lihat Cara Bikin Website. Disana saya telah memberikan penjelasan mengapa? pada pembelajaran awal cara bikin website di website ini, anda disarankan sebaiknya menggunakan template yang classic saja. Mungkin ini jawaban dari pertanyaan mengapa? tadi.

Iya…jika memang suatu hari nanti anda berkeinginan untuk berpindah hosting dari blogspot ke hosting pribadi yang telah anda beli dari penyedia layanan web hosting. Maka dengan menggunakan template classic anda pasti tidak akan direpotkan lagi harus mempelajari cara mengedit template pada blog anda, karena anda sudah terbiasa mengedit html di template classic tersebut.

Tetapi jika anda waktu pertama kali bikin blog menggunakan blogspot versi baru, sudah pasti anda akan kebingungan saat anda harus berpindah ke template classic. Karena pada template blogspot versi baru, anda diberikan kemudahan untuk mengelola tata letak saja, atau semuanya bisa diatur dengan tata letak. Sedangkan dengan menggunakan template classic kita tertantang bagaimana cara menempatkan code banner atau javascript yang kita dapat pada posisi sesuai. Dan ini pengalaman saya sebelumnya ketika saya harus berpindah kehosting pribadi.Oleh karena itu, sudah semestinya saya beritahu kepada anda.

Selanjutnya perlu saya sampaikan juga ketika anda membeli hosting dan domain pada layanan penyedia web hosting, setting diblogspot sudah mereka lakukan.

Dan Anda juga harus melakukan setting diblogspot Anda yaitu dengan cara :

1. Pada Dasbor Anda.
2. Klik Pengaturan.
3. Klik Publikasikan.
4. Klik Domain Kostum.
5. Klik FTP.

Pada halaman FTP ini jika belum disetting oleh penyediaan layanan web hosting Anda maka Anda bisa menyetting sendiri yaitu :

1. Server FTP : Isi nama website yang Anda beli. Contoh: domainanda.com
2. URL Blog : Isi URL Anda. Contoh: http://domainanda.com
3. Alamat FTP : Isi dimana kita mempublikasikan posting. Contoh: public_html/
4. Nama Berkas Blog : Isi saja : index.html
5. Nama File Feed : Isi saja : atom.xml
6. Username FTP : username ini biasanya Anda dapatkan dari penyedia layanan web hosting Anda. Contoh: domainanda123
7. Password FTP : Ini juga anda dapatkan dari penyedia layanan web hosting anda.
8. Verifikasi Kata : Jangan lupa memasukkan verifikasi kata, agar semuanya bisa berjalan dengan baik.
9. Simpan Stelan : Jika semuanya sudah ok, maka Anda klik Simpan Stelan. Selesai.

Selamat Mencoba…Semoga Bermanfaat…!!!

  1. Thank's sarannya. sangat berguna bro!

  2. bisnispribadi-setiawan

    mas pahmi, saya mau tanya. saya sekarang masih pake blog gratisan juga, tapi saya juga was-was kalau-kalau di kemudian hari bermasalah. oleh karena itu saya terpikir untuk mulai baca2 tentang hosting pribadi & domain. btw, saya belum begitu paham dengan semuanya. apa inti dari tulisan mas pahmi kurang lebih bahwa, tidak masalah kita sekarang pake blog gratisan karena di kemudian hari kita bisa pindah ke hostingan sendiri kan? bagaimana dengan nama domain kita. misalnya, blog mas pahmi inilah. Kalau mas pake domain berbayar, bukankah harus mengganti nama ? atau bisa tetep jadi "pondokweb.com, pondokweb.org", begitu?

  3. Mas Setiawan,
    1.Menurut saya jika kita ngeblog mau pakai gratisan aja saya rasa tidak masalah, dan tidak perlu merasa was-was dengan blog gratisan. dan
    2.Jika ingin pakai yang berbayar saya rasa malah lebih baik lagi, cari nama domain yang bagus dan hosting dengan bandwid yang sesuai blog anda. jika blog anda sudah ramai pengunjung cari bandwid yang lebih besar.

  4. Blogwalking aja sob, salam kenal ya.
    Kalo pindah hosting blog WordPress bleh kunjung blog ane. Thx.

  5. saran yang bagus bisa diterapkan nih untuk dongkrak bisnis yang sedang saya kembangkan, 🙄 terima kasih atas sarannya.

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>